Pages

Tuesday, October 9, 2018

Rupiah di Atas Angin, Tapi Tidak Boleh Lengah

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan pagi ini. Rupiah mampu memanfaatkan posisi dolar AS yang sedang dalam masa konsolidasi. 

Pada Rabu (10/10/2018), US$ 1 sama dengan Rp 15.180 kala pembukaan pasar spot. Rupiah menguat 0,3% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. 

Namun seiring perjalanan, penguatan rupiah agak tergerus. Pada pukul 08:25 WIB, US$ 1 berada di Rp 15.195 di mana penguatan rupiah tinggal 0,2%. 


Kemarin, rupiah ditutup melemah 0,07%. Mata uang Tanah Air sudah melemah selama 7 hari perdagangan terakhir. Jika penguatan ini bertahan hingga penutupan pasar, maka akan menjadi oasis yang menyegarkan bagi rupiah. 

Mata uang Asia bergerak variatif cenderung menguat di hadapan dolar AS. Selain rupiah, mata uang yang mampu menguat adalah yuan China, won Korea Selatan, ringgit Malaysia, dolar Singapura, baht Thailand, dan dolar Taiwan. 

Berikut perkembangan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang Benua Kuning pada pukul 08:11 WIB: 

 

(aji/aji)

Let's block ads! (Why?)


October 10, 2018 at 03:25PM
via CNBC Indonesia https://ift.tt/2OgsXtG
RSS Feed

If New feed item from http://ftr.fivefilters.org/makefulltextfeed.php?url=https%3A%2F%2Fwww.cnbcindonesia.com%2Frss&max=3, then Send me an e


Unsubscribe from these notifications or sign in to manage your Email Applets.

IFTTT

No comments:

Post a Comment